Skip to main content

Pelatihan dan Pengembangan SDM

Berikut adalah tema pelatihan dan pengembangan SDM yang sering dibawakan:

1. CREATING WINNING TEAM with MBTI
 Objectives:
- Peserta memahami bahwa setiap orang memiliki kecenderungan yang berbeda.
- Peserta melakukan self-assessment untuk mengetahui kepribadian mereka
- Peserta mengetahui kecenderungan sendiri dan orang lain sehingga mampu membangun komunikasi lebih baik
- Peserta membawa pulang tools sebagai alat pengembangan tim.


2. DARE TO SPEAK
Objectives:
- Meningkatkan kepercayaan diri Anda peserta untuk mampu berkomunikasi di berbagai situasi.
- Meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam berkomunikasi.
- Meningkatkan kemampuan peserta untuk menyampaikan ide dan gagasan secara terstruktur.
- Memperbarui pola pikir dan mendorong peserta menjadi orang yang diperhitungkan dalam hidup dan pekerjaan.


3. IMPACTFUL PRESENTATION SKILL
Objectives:
- Peserta mampu meningkatkan kepercayaan dirinya dan menjadi lebih positif untuk memberikan presentasi.
- Peserta mampu menampilkan kondisi terbaik mereka sehingga mampu melakukan presentasi yang berdampak tinggi.
- Peserta mampu mengaplikasikan cara-cara teknis presentasi (dari A sampai Z) untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.


4. CREATIVE TEACHING TECHNIQUE
Objectives:
- Peserta menjadi lebih positif dengan tugas mereka sebagai pengajar.
- Peserta mampu berpikir kreatif untuk menyusun cara atau metode mengajar untuk mendapatkan hasil maksimal.
- Memantapkan komitmen peserta untuk memberikan kontribusi yang lebih optimal sebagai pengajar.


5. PROACTIVE LEADERSHIP TRAINING
Objectives:
- Peserta memiliki perspektif yang benar tentang tugas dan perannya sebagai pemimpin
- Peserta mampu meningkatkan proaktivitas: sikap positif, bertanggungjawab dan berinisiatif
- Peserta mampu mengatur prioritas dan mengelola waktu sebagai seorang pemimpin
- Peserta Mampu memberdayakan anak buah dan membangun kerjasama tim


6. LEADERSHIP COMMUNICATION and MOTIVATION
Objectives:
- Peserta memahami prinsip kepemimpinan modern
- Peserta menguasai tool untuk mendapatkan kepercayaan (trust) dan komitmen dari tim.
- Peserta mampu menciptakan suasana kerja yang memotivasional untuk meningkatkan kinerja tim


7. THE JOY OF WORKING
Objectives:
- Peserta memahami dan mampu melihat dan memaknai kerja dengan sudut pandang atau paradigma yang berbeda secara positif.
- Peserta mampu menciptakan sendiri suasana kerja yang menyenangkan, baik untuk personal maupun lingkungan.
- Peserta mampu membangun hubungan yang kondusif dengan rekan kerja.
- Meningkatkan komitmen peserta untuk memberikan kontribusi maksimal bagi perusahaan.


8. AUTHENTIC SERVICE EXCELLENT
Objectives:
- Peserta memahami pentingnya menerapkan pelayanan prima di dalam organisasi.
- Peserta mampu memberikan pelayanan prima secara professional di dalam ranah pekerjaannya.
- Peserta mampu mengidentifikasi perilaku pelanggan dan mengatasi keluhan pelanggan
- Peserta mampu melakukan identifikasi titik kritis pelayanan prima dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan


9. MENULIS ITU GAMPANG
 Objectives:
- Menata mindset dan membongkar semua hambatan (mental maupun teknis) dalam menulis.
- Menjadi lebih percaya diri atau membangun keyakinan untuk menulis.
- Mengenal bentuk-bentuk tulisan, ciri-ciri khasnya, berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk menulis satu artikel.
- Merancang dan mencari bahan tulisan.
- Mampu menghasilkan satu karya artikel pendek yang utuh.


10. RESPONDING CHANGE @ WORK in INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0
Objectives:
- Peserta paham bahwa keberlangsungan sebuah organisasi bukan karena dia kuat dan cerdas, tetapi karena setiap orang di dalamnya memiliki sikap yang responsif dengan perubahan.
- Peserta memahami esensi dari perubahan dan mampu menanggapinya secara positif.
- Peserta mampu meningkatkan sense of urgency sehingga siap menghadapi perubahan yang selalu terjadi setiap saat.


11. MAXIMIZING YOUR ADVERSITY QUOTIENT
Objectives:
- Peserta memahami apa itu AQ
- Peserta memahami pengaruh AQ terhadap keberhasilan baik secara personal maupun profesional
- Peserta mengetahui berapa skor AQ mereka
- Peserta mampu meningkatkan AQ-nya dan mengaplikasikannya dalam pekerjaan sehari-hari.
- Peserta lebih memiliki rasa percaya diri untuk berprestasi dalam tingkat yang optimal.


12. STRESS MANAGEMENT SKILL
Objectives:
- Peserta mampu memahami apa itu stress dan pengaruhnya dengan kesehatan mereka
- Peserta mampu memahami korelasi antara kesehatan mereka dengan produktivitas kerja
- Peserta mampu membekali diri mereka dengan sejumlah tips untuk mengatasi stress


13. CUSTOMIZE PROGRAM

.
.

Apabila Perusahaan/Organisasi Anda membutuhkan training atau pelatihan dan pengembangan SDM dengan tema di atas, silakan kontak kami di WA 0815 8963 889.
.

#PelatihanDanPengembanganSDM - Pelatihan dan Pengembangan SDM
#TrainingSDM
#PelatihanSDM

Comments

Popular posts from this blog

Millenials Series: Deal with Millenials

Salah satu ciri khas generasi milenial (kelahiran 1986-2000) adalah kelekatan mereka dengan dunia digital. Mengutip rilis survei Hootsuite We Are Social (www.wearesocial.com) bulan Januari 2018, jumlah pengguna aktif social media di Indonesia adalah 130 juta orang, 49% dari total populasi Indonesia sebanyak 265,4 juta orang. Angka ini meningkat sebanyak 23% (24 juta orang) dibandingkan data bulan Januari 2017. Satu hal yang menarik dari survei tersebut adalah populasi generasi milenial memimpin dalam hal pengguna aktif social media dengan prosentase mendekati 65%.

Jadi tidaklah mengherankan kalau fenomena ini digarap habis-habisan secara bisnis. Produsen smartphone berlomba-lomba menciptakan produk yang memanjakan mereka baik secara fitur maupun harga. Tempat-tempat wisata juga tidak mau kalah dengan dengan menyediakan spot foto yang 'wah'. Wifi gratis bertebaran di mana-mana. Termasuk di dalamnya tempat makan, mal, dan aneka public area didesain untuk memenuhi keinginan dan …

Tolong... Emosi Saya Dibajak

Kisah ini terjadi waktu saya masih usia SD. Saya punya seorang adik yang nakal sekali. Nakalnya terutama dalam hal mainan, soalnya setiap kali saya punya mainan baru, pasti dia rusakin. Sebagai seorang kakak, saya yang sering diminta untuk mengalah, meskipun dalam hati tidak rela.

Suatu hari, sepulang dari pasar malam, saya dibelikan mainan berupa kapal-kapalan oleh ayah saya. Sebagai anak kecil, tentunya saya senang sekali. Karena hari sudah malam, jadi saya baru bisa memainkan kapal-kapalan tersebut keesokan harinya. Pagi-pagi saat saya terbangun, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari mainan baru saya. Namun saya tetap tidak bisa memainkannya karena saya harus berangkat sekolah. Sebelum berangkat, saya wanti-wanti adik saya untuk tidak menyentuh sama sekali mainan baru saya.

Sepanjang hari selama di sekolah, saya tidak bisa konsen karena membayangkan betapa menyenangkan dan gembiranya saya bermain dengan mainan baru saya. Wajar saja ya kalau mengingat bagaimana p…

Guruku

Dia perempuan, cantik, datang dari Jawa. Yang tidak bisa saya lupakan bukan karena cara mengajarnya, melainkan paras dan kelembutannya. Hahaha ... Saking sukanya sama dia, saya ingat pernah sengaja membuntutinya pulang sehabis ngajar. Tentu saja tidak sendiri, karena rupanya ada beberapa teman pria sekelas yang juga sama. Jadilah kita ramai-ramai, mengendap-endap, diam-diam mengikuti dia. Yah, namanya juga rencana bocah ingusan, ketahuan juga. Akhirnya kita malah diajak jalan bareng-bareng, diundang ke rumahnya... dan di situlah kisah ini berakhir karena dia rupanya sudah punya suami. Setelah kejadian itu, layaknya angin berhembus, lenyap juga rasa sukanya. Dan dia memang tidak lama mengajar kami, hanya setahun. Tapi ingatan ini membekas sampai sekarang...

* * *

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa tanda jasa karena kita tidak pernah memberikan tanda jasa, yang selalu disimbolkan dengan penyematan medali –meskipun sebagian ada yang memberikan kenang-kenangan dalam bentuk cincin…