Skip to main content

Galeri Foto: Responding Change in Digital Era - Bank Indonesia KPW Kalimantan Selatan


Saat ini kita sudah memasuki era Industri 4.0. Artinya perubahan yang sangat cepat (rapid) sedang dan sudah terjadi dalam berbagai aspek kehidupan kita. Dunia mengalami transformasi dari dunia/era informasi menjadi dunia/era digital, sebuah era yang membuat banyak orang menjadi ‘gamang’ karena kompleksitas dan ambiguitas yang tinggi. Era ini mengharuskan kita untuk memberikan respon cepat supaya tidak tertinggal dan tergilas.


Sebuah fakta yang tidak bisa kita pungkiri adalah muncul 2 respon yang bertolak belakang dalam menghadapi perubahan. Respon pertama adalah gelisah, kuatir, takut, sampai merasa itu adalah ancaman. Respon kedua adalah melihat perubahan sebagai sebuah tantangan dan waktu-waktu yang menggairahkan.


Perubahan seharusnya tidak dilihat sebagai sebuah malapetaka karena manusia mempunyai kemampuan dalam beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata pada perubahan. Organisasi yang berhasil merancang, mengimplementasikan, menghidupi dan responsif terhadap perubahan, dapat dijamin akan terus bertumbuh.

 

Pelatihan Responding Rapid Change in Era Digital ini secara khusus dirancang pertama-tama untuk meningkatkan kesadaran peserta bahwa dunia saat ini sudah mengalami perubahan yang sangat cepat. Untuk itu peserta perlu meningkatkan kemampuan mereka untuk memberikan respon secara proaktif dan responsif terhadap perubahan yang terjadi. Peserta juga akan diberikan wawasan inovasi apa saja bisa mereka lakukan untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Dengan metode pembelajaran orang dewasa, pelatihan ini diharapkan memberikan dampak positif sehingga seluruh tim mampu berselancar di atas perubahan yang terjadi.

.

#MitraPembelajar
#BankIndonesia
#RespondingChange
#RevolusiIndustri4
#HendriBun
#TrainingSDM
#PelatihanSDM
.

Comments

Popular posts from this blog

555 GAME

2009: saya menyusun sebuah buku yang berisi permainan-permainan yang bisa dilakukan untuk pertemuan-pertemuan seperti pelatihan, seminar, training, workshop, 17-an, gathering, fellowship, dll. Saya beri judul '300 Game Kreatif' karena berisi 300 game atau permainan yang bisa dilakukan untuk menghidupkan suasana. Bersyukur buku ini mendapat sambutan hangat sehingga cetak ulang 4 kali.
.
2014: saya revisi buku '300 Game Kreatif' dengan menambahkan sejumlah permainan sehingga jumlah permainan yang bisa dimainkan menjadi 505. Jadilah buku ini saya beri judul '505 Game'.
.
2019: karena masih ada rekan/teman/klien yang bergelut di bidang pelatihan dan pengembangan SDM menanyakan buku ini, kembali saya melakukan revisi sembari menambahkan 50 permainan sehingga total menjadi 555. Buku ini sudah ready. Tidak beredar di toko buku karena saya cetak sendiri.
.

.
Apabila ada teman yang berminat, silakan japri ya. Yaksip!
.
Pelatihan dan Pengembangan SDM
.
#555Game
#Hendri…

HB Quote #2

Jangan pernah membandingkan hidupmu dengan orang lain. Setiap orang memiliki garis start yang berbeda. Fokuslah untuk tetap di jalurmu dan berusaha menyelesaikannya dengan baik.
.
#SelfAcceptance
#SelfReminder
#ClearFocus
#HBQuote

Ketika Era Revolusi Industri 4.0 Datang ...

Paul Stoltz dalam bukunya yang berjudul Adversity Quotient (Kecerdasan Mengatasi Kesulitan) membagi orang dalam 3 kategori besar. Kelompok pertama adalah Quitters dengan total populasi sekitar 10%. Kelompok kedua adalah kelompok mayoritas sebesar 87% yang disebut Campers. Dan kelompok ketiga adalah Climbers dengan populasi hanya 3%.

Menarik untuk disimak adalah bagaimana respon masing-masing kelompok saat ada perubahan?

Ketika perubahan hadir, maka kelompok Quitters akan menolak untuk berubah, melawan arahan, lari dari tanggungjawab, serta menghindari perubahan. Mereka akan berdalih dengan kata-kata seperti tidak dapat, tidak mau, mustahil, caranya memang selalu begini, saya terlalu tua/muda, saya bisa kalau saya mau, dan sejenisnya.

Kelompok Campers memiliki respon yang lebih baik. Mereka akan menahan diri dan mengambil posisi wait and see terhadap perubahan. Ketika ada perubahan yang radikal, mereka paling mentok menjadi peserta pasif, bukan pemrakarsa.

Climbers adalah kelompok ya…